bedroom

so don’t get any big idea, it’s not gonna happen

Goodbye Steve Jobs

Posted by novevariant on October 6, 2011

Posted in Just Say | Tagged: , , | Leave a Comment »

Swimming Lesson

Posted by novevariant on October 3, 2011

Yes, I’m back to hit the pool again after a long pause. That was not so bad, cos we found a cozy clean sport center. Yup, ini hasil browsing selama 2 tahun sebelum memberanikan diri untuk bilang ‘yah aku harus berenang lagi’. Memang bukan perenang profesional, tapi buat rileks dan sedikit gerak2in badan bolehlah ambil renang sebagai solusi, ditambah ada beberapa teman yang secara bergantian ikut meramaikan kolam. Pilihan sport center jatuh pada Atlas sport club, di deket kampus tempat kerja (yang hanya ditempuh 10 menitan). Kita datang ke pool at least seminggu sekali, waktu tentatif karena kita sangat disibukkan dengan pekerjaan. Jadi jadwal yang sudah kita rencanakan yakni seminggu sekali sering meleset menjadi 2 minggu sekali, kadang bisa sampe sebulan ga ‘mandi’.

Mengenai tempat, atlas memang nyaman dan bersih, kolam renang semi indor sangat luas sehingga banyak spot yang bisa digunakan tanpa terganggu dan mengganggu yang lain. Sedangkan untuk yang indoor, juga sangat nyaman, namun seringkali banyak digunakan untuk latihan renang dan ini sangat menggangu. Untuk kolam indor, harusnya ada tali lintasan sehingga bisa dijadikan pembatas dan memudahkan perenang untuk excersice. Harusnya atlas juga menyediakan 2 pool yang berbeda, satu untuk latihan renang (biasanya dangkal) sedangkan satu lagi buat yang sudah bisa berenang sehingga tidak saling ganggu. Dalam kasus yang sering terjadi, banyak yang latihan bereanang mengambil jalur pendek (memotong lintasa panjang) dan ini yang menjadikan kurang nyaman.

Untuk fasilitas ruang ganti dan shower sangat bersih dan nyaman dengan jumlah kamar mandi yang banyak, loker juga tersedia di dalam ruang ganti. Jadi overall buat tempat latihan berenang dan berolahraga (renang) di atlas pool sangat direkomendasikan.

Untuk urusan gaya berenang, my fave is free and breast stroke. Kalo untuk gaya punggung masih belum pede hehe, apalagi gaya kupu-kupu. nah untuk melengkapi ke-empat gaya dalam berenang waktu itu, sewa pelatih renang yang khusus melatih hanya gaya kupu-kupu, sedangkan teman latihan dari awal, yakni gaya dada. Karena memang yang aku ga bisa yah si kupu-kupu ini, makanya penasaran banget. Untuk kursus, kita bayar dimuka 200.000, untuk 4 kali pertemuan @1 jam, yang akan expired dalam waktu 2 bulan.

Hasilnya?krn memang susah, gaya kupu-kupu yang aku punya masih jauh dari sempurna, secara hanya 4 kali latihan, dan memang menantang sekali. Ditambah teknik berenang yang masih banyak salah disana-sini menjadikan latihan kupu-kupu kurang efektif, dan sampai detik ini, masih belum pede kalo practice tuh gaya tanpa guru. Next time mau coba les berenang lagi, dengan gaya yang sama, butterfly…..

Posted in life style, sport | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Forgot Your Password?

Posted by novevariant on October 3, 2011

Heran, kenapa semua memory tentang keyword2 penting pada hilang dari ingatan semua akhir-akhir ini. Dimulai dari hilangnya (baca lupa) password e-banking mandiri jadi ga bisa cek account, mau self print di bank, eh bukunya ntah dimana. yang kedua, password blog baby kay (kevin), hilang juga dari ingatan, harus reset dulu baru bisa masuk lagi. Habis itu, password twitter juga menghilang, gara2 pengen makan gurilem maicih, aku jadi teringat account twitter (katanya tuh makanan hanya bisa didapetin kalo kita cek di twitter). then facebook, rasanya sudah 2 bulan lebih ga akses facebook, juga perlu di reset baru bisa masuk kembali. Password you tube account sudah lama ilang, skype?selalu harus reset ulang setiap hendak make (dipake kalo lagi jalan keluar negeri ajah soalnya, dan itu jarang2 hehe).

Yang lucu password e-learning di kampus, yang aku betul2 lupa, tapi ketika aku coba ketikkan beberapa kemungkinan kata kunci, alhamdullilah bisa login, tetapi anehnya aku ga tau apa yang telah aku ketik. Sedangkan yang paling parah dan memprihatinkan, aku punya 3 atm tapi sekarang aku ga ingat PIN-nya satupun, meskipun ingat itu juga masih ragu2.

Sebetulnya sudah diantisipasi dengan menulis kumpulan password dan pin dan disimpan disuatu tempat, masalahnya adalah, aku selalu lupa nyimpen tuh catetan dimana haha…

So far yang masih ingat, password email (itupun hanya yahoo), dan password bb. meskipun suka lupa soal password, tapi tetep suka make password, adakah temuan baru, dimana agar para kumpulan password ini mudah diidentifikasi? krn pernah kejadian, ketika harus memasukkan secret question buat reset password, eh malah lupa jawaban dari pertanyaan tersebut.

Posted in embarasing momment | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Mengurus passport tanpa perantara? siapa takut?

Posted by novevariant on June 26, 2011

Kebetulan masa berlaku passport suami sudah habis bulan Mei lalu, dan memang pertengahan juni ini mau ada rencana ke kuala lumpur, jadi harus pake passport. Karena ada pengalaman ketika mengurus passport pake jasa pihak ketiga (travel agent) tahun lalu dan hasilnya tidak sebanding dengan harganya. Waktu itu harus bayar Rp.600.000 untuk 1 passport yang jadinya sekitar 3 harian, selain itu yang bikin ga puas ternyata kita (waktu itu rombongan kantor) harus antri mulai jam 1-5 sore untuk foto dan interview. Pengalaman lain yah 5 tahun lalu waktu bikin passport suami (semua dilakukan sendiri juga) waktu itu prosesnya saja 2 hari full day ngendon di imigrasi plus kesel, ngumpat2 hehe, keringeten (panas), dan campur aduk deh…karena waktu itu memang orang awam seringkali kena serobot sama si pencari jasa tadi yang jumlahnya banyak dan biasanya sudah kenal para petugas.

Back to tanggal 10 juni kemaren, tanggal 7 juni upload seluruh dokumen pendukung pembuatan passport secara online, antara lain KTP, KK, Akte kelahiran, passport lama. Tentu saja semuanya harus di scan dulu, setelah seluruh syarat selse di upload dan form elektronik diisi maka kita diminta memilih jadwal appoinment, waktu itu saya daftar online hari selasa dan bikin appoinment hari jum’at (karena rabu-kamis full kerja). Hari jum’at pagi jam 7.25 sudah berangkat dan nyampe imigrasi jam 7.50, parkiran imigrasi Surabaya sudah diberi palang ‘PARKIR PENUH’ kalo bawa motor sepertinya masih banyak spot kososng dalam imigrasi. Untuk yang bawa mobil parkiran disekitar imigrasi surabaya cukup banyak, karena ada 2 gedung disebelah utara kantor imigrasi yang dijadikan lahan parkir, yang bayar Rp. 3000 flat rate.

Kantor imigrasi buka jam 8.00 tetapi ruang tunggu sudah dibuka, dan sudah ramai. Langsung kita masuk area pelayanan yang khusus untuk pemohon yang telah melakukan pre-registrasi secara online bisa langsung menuju loket 2 (disana ada tulisan ‘pendaftaran online’ kalo ga salah). Eh tetapi meskipun sudah mendaftar secara online tetapi itu saja tidak cukup. Selain harus datang pagi-pagi (sebelum jam 8, kita juga harus mengisi formulir permohonan passport dalam map hijau, yang dijual di loket khusus, dan ini saya punya pengalama menyebalkan karena petugas sangat ketus dan kurang menyenangkan (tapi yah maklum karena rutinitas yang sama bertahun2 bisa bikin orang stress) dan kita harus membeli formulir tersebut seharga Rp. 10.000). Kita antri depan loket 2 jadi antrian yang pertama, dan jam 8 tepat loket dibuka tetapi sayangnya, syarat-syarat (disana kita harus menyerahkan dokumen asli serta kopinya) kita di tolak karena foto kopi dari dokumen-dokumen yang kita berikan kurang jelas dan kita harus meng-kopi lagi di kopearsi imigrasi…hmmm harus sabaaaaaar (ujian pertama nih).

Selesai fotokopi, kita masukkan lagi berkan ke antrian (saat itu sudah jam 8.30), setelah hampir 30 menanti dipanggil akhirnya nama kita dipanggil dan ternyata saya belum mengisi form data diri (yang mana form tersebut sama persis dengan versi online), saya jelas ajah berang, tetapi si petugas bilang kita ga usah antri lagi, dan form tersebut bida diambil secara gratis di meja CS depan pintu masuk ruang layanan. Damn, isiannya lumayan banyak sih, selse, saya serahkan sambil saya komplen karena form itu sudah saya isi secara online dan sama percis, jawaban petugas sih sante banget kalo form yang aku isi itu fungsinya cuma sebagai arsip saja (hah?? ga salah?, bukannya bisa buka database yang aku sudah isikan secara online?)…

finally kita harus menunggu depan loket 4, untuk membayar (hore cepat, dalam hati aku sidah seneng), ternyata? untuk membayar kita perlu no antrian membayar, dan untuk mendapatkan no antrian kita harus nunggu untuk dipanggil di loket 5 (ohhh aku mulai goyah, mulai berfikir, mending lewat calo kayaknya). dari loket 2 antri ke loket 5 nunggu 30 menitan, dari loket 5 (no antrian) ke loket 4 (pembayaran) nunggu 30 menit. dapat no 121, dan saat itu sudah jam 9.30an, bayar sih cepet, setelah bayar (bayar 255 ribu) kita bisa antri foto. Jam 11 tepat, antrian foto sudah sampe ke no antian 95, dan guess what??kantor imigrasi tutup dari jam 11-13.00. Iyah sih kita harus solat jum’at, tetapi menutup seluruuuuuuuuuuh layanan dan membiarkan kita terlantar disana-oh my…

Finally kita putuskan untuk ke kampus (karena saya ada kuliah jam 13.00), nanti selepas sholat jum’at suami bisa antri foto sendiri disana. Dengan asumsi, antrian terkahir no 95, dan suami no 121, masih jauh, berangkat jam 13.00 cukuplah….teryata ketika nyampe disana jam 1.30 antrian sudah masuk ke no 128, hmm untung masih boleh foto, kalo tidak maka apa yang sudah kita lakukan seharian tadi dianggap hangus dan kita harus mulai dari awal. Foto selse, interview beres dan dikasih tahu waktu pengambilan hari kamis minggu berikutnya…..

Tips n triks

1. Mendaftar via online jauh lebih baik daripada manual, karena disana ada jadwal appoinment dan antriannya cukup sedikit dibanding loket pendaftaran manual yang puanjang banget.

2. Pastikan semua dokumen sudah discan sesuai permintaan, dan pada hari appoinment siapkan dokumen asli serta fotokopi (harus jelas) dan bawa form appointment. Jika hari appoinment tidak muncul maka dianggap batal dan harus daftar secara online lagi.

3. Beli dan isi form di imigrasi, jgn pernah punya anggapan kalo sudah dilakukan secara online kita ga perlu nulis2 lagi, karena kita tetap harus isi form kayak pendaftar manual.

4. Datang lebih awal (kalo bisa 5 menit sebelum loket buka) makin pagi makin baik, karena meskipun diloket awal tidak antri tetapi ketika membayar dan foto semua pendaftar digabung jadi satu, so online dan manual ga ada bedanya.

5. kalo bawa baby, kalo bisa ga usah ikut dulu deh, kecuali kalo sdh antri mau foto baru dibawa. tetapi ingat, seluruh aktivitas pendaftran harus dilakukan pada hari itu juga, mulai cek dokumen sampai foto, so kalo ga selse dianggap batal.

6. Total waktu yang diperlukan dari daftar pertama sampe foto dan interview kurang lebih antara 3-4 jam (kalo online) manual bisa lebih lama lagi.

 

d

Posted in family, information | Leave a Comment »

Solo part III: becak trip

Posted by novevariant on March 25, 2011

Tada, bangun tidur ternyata sudah hari minggu, time to pack. Tapi sebelum itu, masih ada waktu seharian sebelum pulang dengan kereta sore. Jam 8 sudah pergi sarapan dihotel, seperti biasa menu campur indo-western gitu, karena kangen sama dick bread heheh (itu menjadi menu pertama ditambah plain butter, yummy), trus ambil sosis chicken & meat plus salad sayur, masih belum selse yah petualangan sarapan, ditambah dengan sushiiii (sayang sushinya kurang pas, terlalu ‘atos’, yang harusnya sushi itu memang agak-agak longgar, nggak diteken2 kayak lontong).  Sedangkan suami, makan nasi sama ikan saus asam manis, sama soto campur tanpa nasi.

Habis sarapan bingung mau kemana, kan masih jam 9. Tapi akhirnya mau jalan ke PGS lihat ada apa disana, setelah nyari becak dan ternyata ke PGS hanya 10 ribu IDR only tanpa nawar tanpa eyel2an kayak di surabaya. Ternyata disepanjang jalan slamet riyadi kalo hari minggu ada car free day, jadi jalanan rame pejalan kaki, sepeda, yang main bola, becak, dan aktivitas tanpa mesin lainnya. Setelah ngobrol sama bapak becak, akhirnya kita muter arah ke kampung batik kauman yang lokasinya sih sebelum PGS karena ternyata PGS buka jam 10. AKhirnya dikampung batik ini memang lebih murah dibading yang laweyan, tapi kok banyak baju yang dijual modelnya kurang up to date (ato aku yang ga up date), kalo dilaweyan lebih personal, kalo disini cenderung produk massal, pantes ajah lebih murah. Disini hanya beli beberapa daster/baby doll yang rata2 30 ribuan, sama kaos2 tulisan solo buat oleh-oleh.

Setelah keringeten milih-milih, kita lanjut ke toko serabi notoyudan, katanya ini serabi paling top sekota solo haha (masih dengan becak yang sama), disana ada 2 toko serabai yang berseberangan, sama-sama otentik (katanya), yang satu ny lydia, satu lagi ny handayani, akhirnya milih yang handayani karena yah itu tadi menurut internet itu yang ngetop haha. Beli hanya 20 biji, pengennya beli banyak buat oleh-oleh, tapi mbak penjual bilang ini hanya tahan sampe malam (hiks), jadinya yah hanya beli 20 yang akan kita sikat sendiri besok paginya (kalo ga basi), oya harga per-serabi 1800 yang original dan 2000 yang coklat, murah sekali bukan sedangkan disini 2000 tapi rasanya jauuuuuh.

Balik ke hotel masih dengan becak yang sama, ternyata enak jalan-jalan sama becak, akhirnya total kita hanya bayar 40 ribu buat becak yang sudah muter-muter tadi. Nyampe hotel packing dikit dan istirahat, sebelum beli oleh-oleh buat little girl dirumah, memang nyariin genduk cilik ini susah-susah gampang. Susahnya, yah bingung mau beliin apa? gampangnya, yah selama ada matahari sih semua aman. Akhirnya kita pergi ke solo grand mall, yang cuma 500 meter dari hotel jaraknya (naik taksi ajah kali ini), trus langsung ke matahari buat beli mainan ikan dan pancingan 2 set (disidoarjo yo akeh kayak ginian), trus baju motif bunga merah marun (50% off), dan pas mau turun lihat sponge bob t-shirt lagi sale 50% juga, akhirnya ambil satu. Sebelum pulang, mampir dulu beli straw dan blueberry cheese cake breadtalk (kok ga seenak yang dijakarta yak).

Ke hotel naik becak hehe, walah hari ini kok banyak becak yah judulnya. Pokoknya puas2in naik becak berdua (jarang-jarang kan). Nyampe hotel kita mandi-mandi dan siap-siap check out ninggalin solo. Check out jam satu, sedangkan kereta jam 3, ngapain yah?? akhirnya kita mutusin buat nyoba tahu kupat solo yang deket hotel sahid, naik becak hanya 8000 katanya, hah??kaget lagi yak. Akhirnya biar sama-sama untung sepakat ditunggu sama bapak becak sampe kita selse makan kupat. Tahu kupat solo ini dijual diwarung-warung, ada kurleb tiga warung yang jual tahu kupat diperempatan jalan gajahmada (kalo ga salah), semua rame pengunjung dan kita makan di yang paling pojok. Tahu kupat, kalo di surabaya yah tahu tek-tek, cuma yang ini isinya ada mie dan pake kupat bukan lontong. Bumbunya hanya pake kuah kecap dan kacang tanah sebagai taburan bukan kacang tumbuk campur petis dan kecap.

Finally, time to go, ke stasiun solo balapan, dan kretapun datang on time jam 3 sore, dan nyampe surabaya jam 7 malam. Fiuh, perjalanan yang seru dan ga bikin kapok. dari stasiun we drove home and meet lil girl (yang ternyata belum tidur).

Posted in travelling | Tagged: , , | 1 Comment »

Solo part II: ubek-ubek solo

Posted by novevariant on March 24, 2011

Kenyang setelah makan tongseng dan nasi goreng, acara kita lanjutkan untuk jalan-jalan dengan berbekal peta solo (yang ternyata kota solo itu kecil, jadi mudah untuk diubek-ubek). Dan saat itu aku kontak temen yang juga datang ke resepsi wedding si joy, dan sepakat untuk jalan bareng. Jadi sore itu kita jalan bertiga, tujuan utama adalah pasar klewer, naik taksi cuma 11-an ribu, tapi kan kena tarif minimal jadi yah 15 ribu. Terkaget-kaget pas lihat pasar klewer yang super terkenal itu, yah betul-betul pasar, kayak sukowati kalo dibali. Penjual (mainly batik) ada disepanjang dalam pasar, jalan bagi pengunjung hanya kecil, paling banter bisa muat 2 orang, panas, dan penjual-penjual yang agresif. Jadi kalo tidak pernah ke klewer atau tidak tahu harga dan barang mending cepet-cepet keluar deh. Kita nggak ada 10 menit sudah keluar lagi dari pasar hehe…Tapi kalo mau, sebelum klewe ada PGS (pusat grosir solo) dan kraton solo tentunya disatu spot.

Keluar klewer, kita naik taksi lagi ke kampung batik laweyan, lumayan agak jauh sih, tapi sekali lagi bayar taksi hanya 15 ribu saja (naik taksi kayaknya serba 15 ribu hihi). Konsep kampung batik ini yah kampung yang penduduknya bikin dan jual batik. Kita sudah janjian sama taksi bahwa kita minta ditunggu, karena memang masuk-masuk gang kampung gitu. Langsung masuk, waktu itu ke batik putra, tempatnya lumayan ok, jadi rata-rata disana rumah disulap jadi workshop sekalian. Di toko batik ini aku nemuin batik yang model dan warna yang cocok, kalo dikampung batik ini, harganya lumayan mahal karena minimal 100-an ribu ke atas…jadi yah ga usah beli banyak-banyak, tapi sudah bisa make pembayaran elektronik haha.

Lepas dari kampung batik laweyan, pindah ke toko roti orion, wuih rasanya dari ujung ke ujung, karena toko roti ini arahnya yah ke klewer tadi. Tapi setelah crita-crita, akhirnya kita sepakat makan timlo dulu deket orion, yakni diwarung timlo solo masih satu jalan sama orion. Masuk timlo solo, aku mesen timlo telur pake lontong, yang lain timlo telur pake nasi, harga 14 ribuan. Rasanya, meskipun sudah luama sekali nggak makan timlo, tapi aku rasa timlo ini masih kurang yummy tapi kuahnya ok. Dan setelah diusut, ternyata timlo yang enak katanya timlo sastro yak..ato apa gitu…(belum sempet nyoba).

Setelah ke timlo, kita jalan beberapa rumah/toko ke orion, katanya ini sangat khas solo lho. Mandarin dan roti semir (kata temen) adalah signature-nya orion hehhehehe…jadi disana beli beberapa mandarin spesial (semir ga dapat) dan nurutku mandarin itu yah mirip lapis surabaya, roti kering orion, srundeng klapa varia (kayaknya enak) dan kata temen-temen kantor yummy banget. Habis diorion kita back to hotel, siap-siap pergi ke acara resepsi. Dan lagi-lagi naik taksi, yah cuma 15 ribu haha.

Acara resepsi diundangan yah jam 7 malam, dihotel dana, nggak sampe 100 meter dari novotel, sebetulnya kita mau jalan atau naik becak, cuma saat itu hujan kenceng jadinya yah taksi lagi-taksi lagi. Di acara, yang make adat jawa tengah banget, bikin suami terkaget-kaget, lha kalo disurabaya kan sistemnya salam, makan, pulang. Kalo disini datang, duduk, makan, acara, pulang (salaman yah pas acara selse, mantennya yg nunggu dipintu keluar, bukan tamu yang naik kuwade hehehe). Karena ini baru pertama bagi suami, yah aku jelasin secara bokap orang jawa tengah dan aku sering datang ke acara-acara yang mirip ini dimana semua tamu datang pada jam yang sama (jangan sampe telat yah, atau nggak kebagian makan). Setelah duduk, sambil dengerin acara pembuka kita diberi hidangan pembuka (biasanya kue-kue gitu), trus ada makanan pembuka lagi (biasanya sup, beberapa kalo mang sup hihi), terus makan berat (bisa nasi, bisa yg lain) dan terakhir minuman atau es. Kalo kemaren dapat makan selad solo, yang kebetulan aku juga pengen icip-icip, jadinya pas deh.

Sambil makan, kita reuni, karena beberapa teman yang dari jakarta, jogja pada datang, dan seperti biasa foto-foto. Acara selse jam 9, kita pulang jalan kaki ajah, sambil nurunin isi perut. Disepanjang jalan banyak yang jual serabi solo digerobak-gerobak gitu, juga becak mangkal, dan warung tenda yang lupa jualan apa mereka. Okay, dah ngantuk, besok lanjut lagi solo part III: becak trip

Posted in travelling | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.