Tiket Kereta Api

Rasanya sudah hampir 5 tahun aku tidak menikmati kereta api jarak jauh yang ada di indonesia, terakhir sekitar hampir 2 tahun yang lalu naik komuter, setelah itu belum pernah lagi. Nah, minggu ini, berawal dari undangan teman kuliah jaman dulu yang rencananya mau ngunduh mantu pada bulan maret ini di solo, krn dekat kita putuskan untuk datang sekalian liburan dan ketemu teman-teman. Sebetulnya ada 2 opsi keberangkatan, pertama bawa mobil sendiri memang lebih nyaman, dan fleksibel, cuma setelah dipikir dan hitung banyak kurangnya, pertama karena kita belum pernah nyetir jarak jauh, kedua kan pengennya refreshing (berdua), ketiga harga BBM kok rasanya semakin menggila yah..sudah hampir 10 ribu malah…jadi naik kereta jadi alternatif yang dipilih, selain nyaman (katanya), hemat (kan transport umum), trus cepat (4 jam only).

Singkat cerita, hari senin booking hotel, selasa reservasi tiket KA di stasiun (belum tahu kalo bisa online), ternyata hari itu kita bawa uang ga banyak (dengan harapan loket reservasi bisa nerima debit (bukan bca) or cc. Ternyata setelah kita kesana opsi pembayaran elektronik tersebut tidak tersedia, jadinya beli tiket pergi dulu, baru setelah ambil atm beli yang pulang (lucu juga yak), tapi akhirnya sampe sore kita ga balik ke stasiun karena toh besok bisa kembali lagi…

Besoknya, siang hari, suami kembali ke satsiun buat reserve tiket balik, dan ternyata sudah fully booked, ada opsi naik kereta yang dari bandung dihari dan 2 jam lebih cepat dari jadwal kereta sebelumnya, tetapi apa yang terjadi??sistem jaringan error, jadi tidak bisa reserve dan setelah ditunggu sampe 2 jam masih eror juga, akhirnya diputuskan untuk datang malam hari ke stasiun. Hasilnya??masih error juga, walah.  Nyampe rumah sudah sangat malam, ga mungkin mau nelp call center buat online booking, akhirnya besok paginya jam 7 pagi nelp call center yang dijawab dengan ramah dan dipandu buat reserve ulang. Jika dikonter reservasi manual kita harus ngisi form pemesanan (yang bagiku agak mengganggu, tapi kayaknya memang form diperlukan untuk memastikan pesanan sesuai dan benar) dan petugas reservasinya alamak…kok tidak bersahabat yah dengan customer (tampang cuek, njawab seadanya, body language ga ramah) kalo petugas reservasi online masih cukup baiklah. Akhirnya dapat kode booking yang harus digunakan untuk melakukan pembayaran melalui ATM dalam waktu 3 jam, dan setelah itu tiket bisa dicetakkan di stasiun-stasiun yang online.

Setelah membayar, langsung ke stasiun (yang sudah online tentunya), ternyata disana kita ditolak dengan alasan transaksi bisa diproses setelah 24 jam (hah) jadi konsep ONLINE itu yah tetep ada nunggunya…tetep menyusahkan…tetep ga bersahabat dengan kita-kita yang waktunya tidak hanya ngurusin tiket kereta, ditambah lagi harus menyerahkan fotokopi KTP (lha mbak CS nggak bilang begitu, dan di website juga tidak tertera seperti itu, tentu saja saya menolak). Akhirnya back to kampus dan cerita2 ke teman, dan diperoleh kesimpulan akhir bahwa ‘ ingat kita tinggal di indonesia’ jadi yah harap maklum….hmmmmm

Besoknya datang lagi, ternyata sistem error lagi dan parahnya masih belum tahu kapan selsenya. Akhirnya dengan sedikit memaksa dan (dongkol) kita diberi solusi untuk cetak tiket keesokan harinya (yang mana besok adalah hari keberangkatan, mana jam 7 pagi pula), dan alternative kalo ternyata (besok) tidak bisa maka harus cetak waktu pulang yakni di solo.

Sabtu pagi, dihari keberangkatan saya sengaja datang lebih pagi (jam 6.15 sudah nyampe stasiun), karena kemaren sore dipesenin kalo loket reservasi buka dari jam 6 pagi. Jam 6.20 sudah datang ke reservasi mau cetak tiket, dan ternyata didalam sudah ada beberapa orang yang menunggu. Lho kok meja-meja konternya kosong? (pikirku dalam hati), setelah iseng tanya ke cleaning service malah dapat jawaban ‘biasanya jam 6.30’ datangnya. Akhirnya pergi lagi, dan ternyata pas jam 6.30 kurang dikit balik lagi ternyata petugas reservasi sudah datang dan melayani dengan ramah tanpa menggunakan KTP (thanks god).

Memang yah PT kereta api indonesia ini sangat besar baik dilihat dari layanan dan jaringan stasiun. Banyak masyarakat indonesia yang masih sangat tergantung dengan kereta api, itu terlihat dari selalu terjualnya tiet-tiket kereta api baik jarak dekat/menengah/jauh. Kereta masih dipercaya untuk  menjadi solusi berkendara karena alasan kenyamanan dan murah. Namun dengan menjadi satu-satunya pengelola kereta api menjadikan PT kereta api juga jadi ‘semau gue’, alias kurang memperhatikan layanan (masalah reservasi misalnya). Aturan yang berbeda juga sangat membingungkan pengguna, harusnya sosialisasi SOP juga perlu dilakukan agar kebiajakan dari pusat bisa sampai ke titik layanan paling bawah (customer service). Opsi pembayaran di loket reservasi juga seharusnya mulai diperhatikan, mengingat saat ini hampir banyak masyarakat indonesia yang memanfaatkan jasa pembayaran elektronik karena kemudahan dan efisien (tanpa harus bawa uang banyak2). Online reservasi juga agar bisa dipermudah, bisa melalui internet (bukan hanya call center).

Selain hal-hal tersebut, saya rasa, perjalanan menggunakan kereta sangat nyaman, ontime (solo-surabaya tepat 4 jam), bersih dan bebas pedagang berseliweran (hanya dipintu2 masuk kereta saja). Jika bawa anak-anak rasanya cukup nyaman yah, karena anak-anak bisa berlarian di gang, cuma lebih baik anak kecil (jika sudah bisa berjalan) lebih baik beli tiket sendiri (anak usia 3 tahun ke atas harus full tiket) karena kursi benar-benar hanya cukup untuk 2 orang (ato gara2 saya gemuk ya hehehe). Jika ditanya mau pake kereta api lagi?? untuk jarak menengah solo/jogja/jember bolehlah dengan kereta eksekutif, tapi kalo jarak jauh, jakarta misalnya saya lebih memilih pesawat (karena nggak kuat nunggu kereta yang bolak-balik berhenti).

Advertisements

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: