Solo part III: becak trip

Tada, bangun tidur ternyata sudah hari minggu, time to pack. Tapi sebelum itu, masih ada waktu seharian sebelum pulang dengan kereta sore. Jam 8 sudah pergi sarapan dihotel, seperti biasa menu campur indo-western gitu, karena kangen sama dick bread heheh (itu menjadi menu pertama ditambah plain butter, yummy), trus ambil sosis chicken & meat plus salad sayur, masih belum selse yah petualangan sarapan, ditambah dengan sushiiii (sayang sushinya kurang pas, terlalu ‘atos’, yang harusnya sushi itu memang agak-agak longgar, nggak diteken2 kayak lontong).  Sedangkan suami, makan nasi sama ikan saus asam manis, sama soto campur tanpa nasi.

Habis sarapan bingung mau kemana, kan masih jam 9. Tapi akhirnya mau jalan ke PGS lihat ada apa disana, setelah nyari becak dan ternyata ke PGS hanya 10 ribu IDR only tanpa nawar tanpa eyel2an kayak di surabaya. Ternyata disepanjang jalan slamet riyadi kalo hari minggu ada car free day, jadi jalanan rame pejalan kaki, sepeda, yang main bola, becak, dan aktivitas tanpa mesin lainnya. Setelah ngobrol sama bapak becak, akhirnya kita muter arah ke kampung batik kauman yang lokasinya sih sebelum PGS karena ternyata PGS buka jam 10. AKhirnya dikampung batik ini memang lebih murah dibading yang laweyan, tapi kok banyak baju yang dijual modelnya kurang up to date (ato aku yang ga up date), kalo dilaweyan lebih personal, kalo disini cenderung produk massal, pantes ajah lebih murah. Disini hanya beli beberapa daster/baby doll yang rata2 30 ribuan, sama kaos2 tulisan solo buat oleh-oleh.

Setelah keringeten milih-milih, kita lanjut ke toko serabi notoyudan, katanya ini serabi paling top sekota solo haha (masih dengan becak yang sama), disana ada 2 toko serabai yang berseberangan, sama-sama otentik (katanya), yang satu ny lydia, satu lagi ny handayani, akhirnya milih yang handayani karena yah itu tadi menurut internet itu yang ngetop haha. Beli hanya 20 biji, pengennya beli banyak buat oleh-oleh, tapi mbak penjual bilang ini hanya tahan sampe malam (hiks), jadinya yah hanya beli 20 yang akan kita sikat sendiri besok paginya (kalo ga basi), oya harga per-serabi 1800 yang original dan 2000 yang coklat, murah sekali bukan sedangkan disini 2000 tapi rasanya jauuuuuh.

Balik ke hotel masih dengan becak yang sama, ternyata enak jalan-jalan sama becak, akhirnya total kita hanya bayar 40 ribu buat becak yang sudah muter-muter tadi. Nyampe hotel packing dikit dan istirahat, sebelum beli oleh-oleh buat little girl dirumah, memang nyariin genduk cilik ini susah-susah gampang. Susahnya, yah bingung mau beliin apa? gampangnya, yah selama ada matahari sih semua aman. Akhirnya kita pergi ke solo grand mall, yang cuma 500 meter dari hotel jaraknya (naik taksi ajah kali ini), trus langsung ke matahari buat beli mainan ikan dan pancingan 2 set (disidoarjo yo akeh kayak ginian), trus baju motif bunga merah marun (50% off), dan pas mau turun lihat sponge bob t-shirt lagi sale 50% juga, akhirnya ambil satu. Sebelum pulang, mampir dulu beli straw dan blueberry cheese cake breadtalk (kok ga seenak yang dijakarta yak).

Ke hotel naik becak hehe, walah hari ini kok banyak becak yah judulnya. Pokoknya puas2in naik becak berdua (jarang-jarang kan). Nyampe hotel kita mandi-mandi dan siap-siap check out ninggalin solo. Check out jam satu, sedangkan kereta jam 3, ngapain yah?? akhirnya kita mutusin buat nyoba tahu kupat solo yang deket hotel sahid, naik becak hanya 8000 katanya, hah??kaget lagi yak. Akhirnya biar sama-sama untung sepakat ditunggu sama bapak becak sampe kita selse makan kupat. Tahu kupat solo ini dijual diwarung-warung, ada kurleb tiga warung yang jual tahu kupat diperempatan jalan gajahmada (kalo ga salah), semua rame pengunjung dan kita makan di yang paling pojok. Tahu kupat, kalo di surabaya yah tahu tek-tek, cuma yang ini isinya ada mie dan pake kupat bukan lontong. Bumbunya hanya pake kuah kecap dan kacang tanah sebagai taburan bukan kacang tumbuk campur petis dan kecap.

Finally, time to go, ke stasiun solo balapan, dan kretapun datang on time jam 3 sore, dan nyampe surabaya jam 7 malam. Fiuh, perjalanan yang seru dan ga bikin kapok. dari stasiun we drove home and meet lil girl (yang ternyata belum tidur).

Advertisements

Tagged: , ,

One thought on “Solo part III: becak trip

  1. Vicardo January 6, 2012 at 12:50 pm Reply

    suka traveling juga bu nove,..
    hehehe LOL…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: