Swimming Lesson

Yes, I’m back to hit the pool again after a long pause. That was not so bad, cos we found a cozy clean sport center. Yup, ini hasil browsing selama 2 tahun sebelum memberanikan diri untuk bilang ‘yah aku harus berenang lagi’. Memang bukan perenang profesional, tapi buat rileks dan sedikit gerak2in badan bolehlah ambil renang sebagai solusi, ditambah ada beberapa teman yang secara bergantian ikut meramaikan kolam. Pilihan sport center jatuh pada Atlas sport club, di deket kampus tempat kerja (yang hanya ditempuh 10 menitan). Kita datang ke pool at least seminggu sekali, waktu tentatif karena kita sangat disibukkan dengan pekerjaan. Jadi jadwal yang sudah kita rencanakan yakni seminggu sekali sering meleset menjadi 2 minggu sekali, kadang bisa sampe sebulan ga ‘mandi’.

Mengenai tempat, atlas memang nyaman dan bersih, kolam renang semi indor sangat luas sehingga banyak spot yang bisa digunakan tanpa terganggu dan mengganggu yang lain. Sedangkan untuk yang indoor, juga sangat nyaman, namun seringkali banyak digunakan untuk latihan renang dan ini sangat menggangu. Untuk kolam indor, harusnya ada tali lintasan sehingga bisa dijadikan pembatas dan memudahkan perenang untuk excersice. Harusnya atlas juga menyediakan 2 pool yang berbeda, satu untuk latihan renang (biasanya dangkal) sedangkan satu lagi buat yang sudah bisa berenang sehingga tidak saling ganggu. Dalam kasus yang sering terjadi, banyak yang latihan bereanang mengambil jalur pendek (memotong lintasa panjang) dan ini yang menjadikan kurang nyaman.

Untuk fasilitas ruang ganti dan shower sangat bersih dan nyaman dengan jumlah kamar mandi yang banyak, loker juga tersedia di dalam ruang ganti. Jadi overall buat tempat latihan berenang dan berolahraga (renang) di atlas pool sangat direkomendasikan.

Untuk urusan gaya berenang, my fave is free and breast stroke. Kalo untuk gaya punggung masih belum pede hehe, apalagi gaya kupu-kupu. nah untuk melengkapi ke-empat gaya dalam berenang waktu itu, sewa pelatih renang yang khusus melatih hanya gaya kupu-kupu, sedangkan teman latihan dari awal, yakni gaya dada. Karena memang yang aku ga bisa yah si kupu-kupu ini, makanya penasaran banget. Untuk kursus, kita bayar dimuka 200.000, untuk 4 kali pertemuan @1 jam, yang akan expired dalam waktu 2 bulan.

Hasilnya?krn memang susah, gaya kupu-kupu yang aku punya masih jauh dari sempurna, secara hanya 4 kali latihan, dan memang menantang sekali. Ditambah teknik berenang yang masih banyak salah disana-sini menjadikan latihan kupu-kupu kurang efektif, dan sampai detik ini, masih belum pede kalo practice tuh gaya tanpa guru. Next time mau coba les berenang lagi, dengan gaya yang sama, butterfly…..

Advertisements

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: