Medical record

Hari ini aku menginap di rumah sakit, yang kupilih adalah rumah sakit daerah di sidoarjo (karena rumah di sidorajo), kenapa memilih rumah sakit pelat merah daripada yang lain? ini ada beberapa alasan, pertama karena jaminan kesehatan saya juga keluaran pelat merah, dokter kandungan yang menangani juga praktek disini, serta rumah sakit ini salah satu yang paling besar, so tiga pertimbangan itu yang mengantarkan aku kesini. Di rumah sakit ini memang banyak pilihan kamar, karena demi kenyaman dan biar bisa posting-posting dan ‘kerja’ dikit-dikit aku milih stay di paviliun. Teman-teman pada nanya, ‘enak nggak kamarnya’, yah aku jawab masih lebih enak discovery kartika plaza….gmn mau enak kalo tinggal di rumah sakit.
Datang ke hospital jam 11 pagi, malamnya sudah booking mau masuk (malam itu memang penuh, jadi aku disuruh datang agak siangan dengan harapan ada yang check out), jam 11 ternyata di kamar yang VIP semua pada penuh (kayaknya jumlah kamarnya sedikit, sekitar 20-30an), dan aku diminta telp lagi nanti agak siangan. Kahirnya pulang dulu ke rumah sambil nunggu di telp. Tapi bukan aku kalo sabar menanti, habis jumatan sekitar jam 1, suami telp rumah sakit dan ternyata nanti sore ada yang check out, so aku pergilah jam 3.30.
Ternyata pasien baru akan check out, dan kamar masih di bersihin, akhirnya aku nunggu di ruang poli (tiduran). Disana aku duduk bersama berkas-berkas pasien (bukan dosen ilmu informasi & perpustakaan) kalo nggak penasaran sama informasi dan arsip. Disela-sela nunggu, si nurse mulai menginterogasi aku:
nurse: ok bu, disi dulu data pasien-nya
me: well (hmmm ini kutambahkan sendiri) saya pernah jadi pasien disini, 3 tahun yang lalu, apa datanya nggak ada?
nurse: berapa nomor registrasi-nya?
me: waduh mbak, saya ya lupa, lha sudah lama, apa nggak bisa dilihat di komputer?
nurse: oh bentar nanti saya cek-kan yah (kemudian keluar ruanagan sambil bawa form pasien)
me: nunggu sambil cengir-cengir ke suami, mereka apa nggak butuh arsiparis yah….dengan dokumen sebanyak itu, dan seringkali hilang. Dan yang selalu ditanyakan adalah no registrasi dari si pasien (padahal, siapa sih yg mau ngapalin noreg, siapa sih yg telaten nyimpen noreg, ke rumah sakit ajah amit2…kalo bisa dihindari), jadi harusnya kan kalo ada database yang ok, bisa ditelusur lewat nama (depan belakang, alamat, etc). cuma sayangnya nggak sedikit dokumen yang penulisan entri-nya nggak valid. Misal, namaku ‘nove’, sejak jaman dulu sampe sekarang, orang yang bisa menuliskan namaku dnegan benar bisa dihitung dnegan jari, pasti sering kali dipelesetin jadi ‘novi’, ‘nova’, kwkkwkw….dan dengan susah payah saya selalu bilang nama saya nove, n-o-v-e…baru deh jelas.
nurse: akhirnya datang dan membawa daftar pasien yang kosong dan saya disuruh ngisi (again, setelah 3 tahun lalu juga ngisi)
me: berapa lama dokumen rekam medis pasien disimpan?
nurse: 10 tahun
me: kalo say apindah rumah sakit, bisa nggak say adikasih kopi rekam medis untuk dibawa ke RS tersebut?
nurse: tidak bisa, krn ini sangat rahasia…
me: mbatin, sangat rahasia dan penting tapi treatmennya kayak dokumen biasa ajah kekekke…

yah itulah sekelumit kurang dianggap pentingnya dokumen bagi sebuah instansi sebesar rumah sakit daerah, berapa banyak waktu terbuang biuat re-create dokumen baru, menelusur dokumen yang subyek entrinya nggak kosnisten, berapa banyak dana terbuang untuk itu, waktu itu aku beruntung karena sudah sore sehingga sepi, kalo antrian panjang dan tiap pasien akan ngisi form lagi, lagi dan lagi setiap daftar sakit. OMG deh, jadi intinya pentingnya managemen dokumen dan asrisp yang powerful dikelola oleh tenaga profesional merupakan kunci sukses organisasi modern.

Advertisements

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: