Rasanya OMG

Masih sekitar melahirkan by SC, mau share sedikit tentang pasca melahirkan SC. Flash back sebelum memilih SC untuk kelahiran anak keduaku, aku banyak baca2 blog dan informasi seputar SC v normal, banyak wanita (baca calon ibu) yang menghindari SC, entah apa alasannya, dan itu sempat membuatku galau. Dalam hati mikir, apa kalo melahirkan lewat SC bukan ibu sejati? bahkan banyak yang nekad melahirkan normal meski dokter bilang SC, atau ada resiko2, tetap maksa. Dan banyak juga yang men-judge si dSOG pro SC, and many more. Bagiku, SC is one of the best choice bagi wanita yang paranoid kayak aku. Tapi aku memilih SC bukan tanpa alasan medis sama sekali, yang pertama karena pre-eclamsi, dan anak yang kedua air ketuban sudah habis, kedua alasan tersebut sudah cukup memantapkan hatiku untuk SC meski tetap deg2an juga.
ok back to the story, karena ini SC keduaku, aku masih sedikit ingat tentang proses before and after SC. Yah seperti biasa, aku di bawa keruang operasi, yang kebtulan ada di lantai 2, ganti baju dan pake selimut…ruangannya dingin brrr, dan waktu SC kedua aku tidak mengantuk sama sekali, sehingga proses setelah operasi sampai dibawah ruang pemulihan aku masih terjaga (kalo yang pertama, aku sdh terkantuk2 hehe). Di ruang pemulihan ada beberapa ‘teman’ yang sama habis SC dengan keluhan yang berbeda, ada yang terkena pre-eclamsi, sampai ada yang bukaannya ga nambah2.
Loh katanya back to story? aku merasa so far so good, berada di ruang pemulihan dari jam 5.30an sore hingga 10 pagi keesokan harinya. Selama diruang pemulihan, aku nggak ngapa2in yah intinya boring, krn keluarga nggak boleh masuk, no self phone, hanya tv tanpa suara yang menemani, sama suara mesin2 yang nempel dibadan para pasien yang berbunyi bikin tambah stress. Kucoba gerakkan jempol kaki, oh sudah bergerak, berarti pengaruh obat bius sudah mulai hilang, kuangkat kaki, well masih belum bisa, nunggu 2-3 jam pasca operasi kayaknya baru bisa, jam 9an malam, kucoba gerakkan kaki, horee sudah mulai bergerak tapi masih berat. Tengah malam, aku sudah angkat kaki cari posisi enak biar nggak capek, tapi buat miring masih takut, takut sakit hehe. Ya sudah miring akan dilath besok pagi2 saja. Betul saja, jam 5 pagi para perawat sudah beraksi, yup kita dibangunin dan diseka sekujur badan dan artinya harus miring juga, miring kanan dan kiri. Alamaaak kok yah sakit, ayo latihan miring kata sang perawat…duh, sambil pegangan ranjang yah aku berusaha buat miring dan berhasil…yeah.
Jam 10 siang aku dipindahkan keruangan, wah my family were there and waiting. Hore, aku akhirnya pindah ke kamar dan bisa ngobrol2, tapi ketika dikamar kepala agak terasa pusing, bahkan mual (aku sudah membayangkan, what happen yak, apa ini efek obat bius?, karena semalem ada pasien yang pusing2 hampir muntah karena kena efek obat biusnya). Tapi atas perintah dokter, aku boleh makan apa saja siang itu, dan sore hari boleh lepas infus dan kateter…horeyyyy. Ternyata setelah makan dan istirahat (stop ngomong) pusingku berangsur reda. Oya, dokter juga bilang, latihan miring ajah dulu, baru tar sore boleh duduk dan latihan jalan (dalam hati aku bilang, apa mungkin?) ditambah suami bilang tar sore langsung jenguk baby dan kasih asi (dalam hati, apa aku bisa jalan, mbayangin sakitnya ajah OMG).
Sore, infus sudah dilepas, oya kutanya dokter kenapa nunggu 24 jam baru boleh duduk dan jalan? dikatakan bahwa sisa2 obat bius masih ada kalo sebelum 24 jam, dan jika dipaksa duduk bisa mengakibatkan tekanan darah turun. ok deh lanjut lagi, sore pun tiba, waktunya latihan duduk, yah karena aku sudah pernah di sesar sebelumnya, aku bisa membayangkan bagian2 mana saja yang sakit dan gerakan apa saja yang menyebabkan sakit (kurasa setiap gerakan akan menimbulkan rasa sakit), awalnya latihan duduk di ranjang, butuh waktu yang lama menggerakkan badan, krn hampir banyak gerakan memerlukan otot perut, dan parahnya tiap gerakan pasti membuat perut menegang dan itu imbasnya ke jahitan yang masih basah (kurasa), awwww….
setelah bisa duduk, aku berusaha menurunkan kaki dari tempat tidur, jadi posisi duduk ditepi ranjang, saatnya untuk berdiri…aku sempat menimbang2 berdiri, nggak, berdiri, nggak…tapi suami tetep support, aku ditunggu hingga siap berdiri meski sambil terbungkuk2 akhirnya aku bisa berdiri tegak dibantu suami. Setelah itu latihan jalan, karena aku harus menyusui baby, jadi harus bisa duduk dan berjalan, dont ask me how does it feel, aku jalan sambil memegang (baca menekan) perut untuk mengurangi rasa sakit plus mengurangi imaginasiku bahwa kalo jalan jahitan serasa akan lepas hehe…
yup, kurleb dalam 26 jam dari SC, aku harus bersusah payah untuk berjalan, dari tempat tidur ke kursi roda menuju ruang bayi (bayi di inkubator dan di infus glukosa), dari pintu ruang bayi menuju ruang anakku, meski beberapa langkah tetep rasanya OMG. Malam itu, pertama kali aku menyusui anakku adam, setelah 26 jam lebih adam tidak minum (karena adam bayi ASI), dan menurut dokter bayi yang baru lahir bisa bertahan 3 hari tanpa makan dan minum. ALhamdullilah, ASI-ku bisa langsung keluar, ini jauh beda dengan anak pertama, yang ASI baru keluar pada hari ketiga, dulu juga RS nggak suport ASIX. Adam langsung bisa ngenyot kuat2…wow, bayi 2,3 tapi daya hisapnya sudah kuat, senangnya…hampir 1 jam aku diruang bayi, meski perut cenut2 tapi aku nunggu sampe adam puas minum.
Jadi sehari aku bolak-balik kamar ku ke kamar bayi buat kasih ASI, dan selama itu pula aku ngerasain sakit ketika gerak bahkan pada hari ketiga dan keempat (aku nginep di RS 4 hari). Ini yang aneh, padahal SC pertama, di hari ke tiga aku sudah ok jalannya, ini masih sakit, bahkan hari ke-4, juga demikian, sehingga di rumah aku makin menderita karena perut belum ok, ngurus 2 anak pula…

bersambung di jahitan SC berdarah

Advertisements

Tagged: ,

One thought on “Rasanya OMG

  1. obat bius October 2, 2013 at 3:52 pm Reply

    Wonderful factors right here. Now i’m incredibly content to look this page. Thank you exactly what having a look ahead to feel a person. Are you going to nicely decrease me a email?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: