Monthly Archives: January 2013

Tepung Gasol for MPASI

Punya anak artinya yah harus ada sedikit repotnya, 3 tahun lalu ketika anak pertama pertama kali makan MPASI, pokoknya smua harus fresh and helathy. Makanan berpengawet dan penambah rasa (sweet and salt) is big no. Jadi waktu anak pertama berumum 6 bulan, mama rajin bikin bubur home-made dari kentang, beras merah, kacang hijau, kacang merah, dll. Smua kacang-kacangan dan beras dicuci bersih dan dijemur kemudian di grinder (kebetulan mama punya mini herbs grinder hehe) sampai menjadi bubuk/tepung, kemudian di sangrai dan disimpan di tupperware untuk kemudian dimasak ketika dibutuhkan. Repot? tentu saja, terutama dulu waktu tahun 90an ketika adik masih bayi ortu suka beli bubur instant yang rasanya manis, dan sampe sekarang aneka bubur-buburan juga masih banyak (bahkan bertambah banyak variasinya di supermarket). Beberapa bulan kemudian ketika mama browsing, nemu tepung organik (non instant) namanya gasol (namanya lucu sih) waktu itu langsung penasaran dan beli deh itu tepung, awalnya beli beras merah, kacang hijau, pisang dan ternyata anak pertama suka banget meskipun rasanya plain (hambar), dan mama harus repot-repot memasak (at least sudah nggak meng-grinder sendiri hehe). Waktu itu belinya di tempat praktek DSA-lumayan lengkap dan murah.

Tepung_gasol_komplit-landscape

Sekarang, 3 tahun kemudian, sejarah hampir berulang, belajar dari pengalaman, pemberian MPASI yang plain tetap menjadi prioritas, dan sekarang tujuan langsung ke tepung gasol organik, belinya tetep di DSA, cuma sekarang tepung gasol dijual di apotek-nya DSA. Hari ini, mama kebingungan cari tepung gasol adek yang hampir habis, muter-muter di sidaorjo (hero, frosty mart, apotek-apotek) nol besar (dulu pernah lihat di hero), di toko perlengkapan bayi juga kosong (katanya sudah lama), ke apotek DSA ternyata tutup hanya buka ketika jam praktek saja, so nunggu senin deh.

Ternyata untuk mendapatkan makanan sehat for baby tidaklah mudah, misalnya si tepung ini. meskipun banyak bayi yang dilahirkan dan membutuhkan makanan pendukung ASI tetapi produk sehat semacam gasol organik ini masih sulit menempus pasar makanan instant. Memang agak membingungkan, banyak masyarakat yang membutuhkan tetapi produk sangat susah didapat, atau karena smua serba organik dan sehat sehingga tidak bisa memproduksi sangat masal dan menyebarkan ke berbagai daerah, atau masih banyak ibu-ibu yang lebih memilih makanan instant for their baby sehingga kurang melirik makanan organik ini?. Bagi saya, tepung ini recommended untuk bayi usia di atas 6 bulan. Rencananya nanti, anak kedua hanya makan bubur hingga usia 7 bulan, karena setelah konsultasi dengan DSA dianjurkan kalo si baby sebaiknya sudah makan makanan keluarga (cuma agak dilembekin) setelah usia 7 bulan. Rencana awal sih BLW, tapi kok masih belum berani (baca: tega), jadi BLW-nya hanya sebagai selingan saja (cemilan pagi dan sore).

Balita NetGen

webbanner-androtab-new-02_01

Ternyata balita pada era netgen itu harus kenal gadget. Entah dari teman sepergaulan, pengaruh televisi, atau memang itu sudah menjadi gaya hidup para balita netgen. Mulai dari HP, BB, hingga yang terbaru adalah tablet yang bisa digunakan untuk nge-game atau browsing internet. Jadi bisa dikatakan bahwa jaman balita era netgen ini beda dengan ibu-bapaknya, para balita netgen ini begitu buka mata sudah kenal dengan teknologi (komputer, mobile phone, dan tablet).

Begitu juga dengan baby kay, yang sekarang sudah menginjak usia 3 tahun 8 bulan. Sekilas mengenai baby kay dan komputer, kay mulai mengenal komputer (laptop) sejak usia 2.5 tahunan, waktu itu hanya nonton video-video yang di download dari you tube, atau muter CD/DVD di laptop, awal-awal menggunakan laptop paling 1-2 jam sehari terus dilanjutkan dengan ketiduran. Selanjutnya video download dirasa kurang menantang, akhirnya minta nonton streaming youtube, dan ini bisa berjam-jam (karena interaktive dan buanyak video di youtube yang bisa dilihat), yang paling ekstrim baby kay ini bisa nonton dari sore hingga tengah malam (tidur juga sama laptop), bangun tidur langsung buka laptop….

Apakah orangtua khawatir melihat habit baru si anak? tentu saja, tapi memang kurasa era anak sekarang dengan jaman orang tuanya dulu sungguh berbeda. Kalo dulu ortu ditemani dengan permainan rakyat dengan teman sebaya, baca buku novel usang, atau mainan pasar2an dirumah, sekarang smuanya serba teknologi. Buku tetap dikenalkan pada anak, tetapi teknologi juga perlu karena tidak bisa dipungkiri kalo teknologi itu akan menemani si anak hingga dewasa (kasian kan kalo anak kita gaptek). Bagaimana mengarahkan balita netgen ini? ada beberapa hal positip yang saya rasakan dari adanya teknologi ini, antara lain:

1. Menjadikan anak lebih peka, jadi baby kay bukan asosial (menurut banyak teori nonton fim menjadikan anak susah untuk bersosial) tapi malah sopan, smua hal yang dia tonton selalu diimplementasikan dalam kehidupan dia. Misalnya dalam mengungkapkan rasa sayang, baby kay sangat peka dengan hal ini, sering peluk cium mama & ayah just because she watch barney and friends, say thank you in every occasion dimana dia merasa terbantu, say sorry, ketika dia berbuat salah, etc.

2. Menjadikan anak lebh kreatif, banyak permainan dia diilhami dengan menonton film, misalnya membuat gajah dari kardus, membuat rumah princes dari kardus, membuat mainan angry birds, dan sering berimajinasi untuk mengekspresikan apa yang dia inginkan.

3. Banyak belajar bahasa (terutama bahasa Inggris), yup ini salah satu kelebihan teknologi yang tidak bisa dipungkiri banyak membantu anak, jadi seringkali saya terkaget2 karena ketika diajak bicara baby kay menimpali dengan bahasa lain yang saya belum pernah ajarkan.

Sebetulnya banyak sekali manfaat dari teknologi informasi ini (IMHO), tetapi tetap saja peran ortu dalam mengarahkan terutama mengawasi sangat diperlukan, karena tentu saja dari sekian banyak jam baby kay menonton youtube pasti pernah kecolongan, suatu malam baby kay teriak minta tolong dengan laptopnya, ternyata di gambar laptop ada adegan sadis (kalo nggak salah pertarungan ikan hiu hingga berdarah-darah), dan that was shocking me up.

Sebulan yang lalu laptop kay rusak, jadi seringkali dia mengintervensi laptop mama dan ayahnya, so, sebagai reward karena dia sudah menjadi anak yang baik, dan sebagai bagian dari baby netgen, jadilah hari ini baby kay dapat hadiah tablet smartfren andromax, meskipun sederhana tapi baby kay lumayan suka dah mulai nge-game angry birds dan nge-you tube. Oya, video favorit baby kay di you tube adalah all about angry birds, baby tv songs and movie, nerdy nummies, mister maker, barney and friends, yah acara anak-anak.

Pacet Kota Wisata Yang Kurang Tersentuh

Mengapa judul tulisan ini seperti di atas? Sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi alasan pemilihan judul, seringkali wisatawan lebih memilik Batu atau Trawas atau Tretes ketika ingin berwisata ke tempat-tempat dingin. Para investor seperti tempat wisata, hotel, villa, restoran, juga jarang melirik wilayah Pacet. Itu hasil pengamatan secara sekilas mengenai Pacet and surrounding. Ingin menulis tema ini bukan tanpa alasan, selain di atas beberapa hari yang lalu penulis sempat merasakan acara tahun baru di Pacet dan disana saya menemukan beberapa hal menarik terkait tempat wisata ini.
Terletak kurang lebih 15 km arah selatan Mojosari, Pacet sebenarnya sangat mudah di akses melalui mojosari atau Trawas. Jalanan yang lurus dan tidak begitu menanjak menjadikan pacet mudah dijangkau. Selama perjalanan di kanan kiri jalan sudah dipenuhi rumah-rumah penduduk, ada satu dua penginapan dan restoran. Dijalan ini pula ada satu hotel yang cukup besar yakni sativa, selain itu yah belum ada tempat yang ‘wah’ yang dibangun disekitar pacet. Setelah itu disebelah kanan jalan dari arah Mojosari terdapat dua wahana wisata Komodo (Pacet mini park) dan yang terbaru Joglo Park. Keduanya menyajikan wisata air (kolam renang) serta permainan untuk anak-anak dan remaja. Cukup menghibur terutama biaya yang dipatok tidak begitu mahal. Jika naik ke atas terdapat tempat wisata legendaris yakni pemandian ubalan pacet dan air panas, ada juga kali kromong yang meskipun bukan tempat wisata resmi namun menjadi salah satu spot menarik bagi warga.
Tidak perlu khawatir jika berekreasi di Pacet terutama masalah harga, karena harga tiket yang dipatk sangat jauh lebih murah jika dibandingkan dengan tempat wisata di Batu seperti taman safari, jatim park I dan II. Harga makanan juga sangat masuk akal dan banyak pasar oleh-oleh murah disekitar lokasi wisata.
Fact mengenai kawasan Pacet ketika tahun baru, berdasarkan beberapa testimoni (penduduk sekitar) pada tanggal 1 januari jalanan mojosari-pacet sangat padat baik yang akan berwisata (naik) maupun yang telah berbesta tahun baru (turun), bahkan seringkali jalanan macet total di atas jam 10 pagi hingga sore hari. Waktu itu tanggal 1 januari saya mencoba untuk turun dari Pacet pukul 9 pagi, antrian kendaraan terutama sepeda motor yang akan naik sudah memadati jalanan Pacet, dan pastinya menyebabkan kemacetan meskipun belum sampai macet total. Untuk menikmati wisata yang nyaman dan tenang, sebaiknya datang pada hari biasa wekend (jangan pada hari libur nasional/ cuti bersama). Meskipun secara naisonal, wilayah ini masih kurang tenar dan hanya warga sekitar saja (mojosari, mojokerto, pasuruan, sidoarjo) yang banyak berwisata ke pacet.

Jika kawasan wisata Pacet dikelola dengan lebih profesional, promosi digiatkan, sarana prasarana terutama jalan diperhatikan, maka kawasan ini bisa menjadi Batu kedua dan surga para wisatawan nasional.

1st day of 2013

This is a special post, now is 1 of January 2013, the new beginning. Honestly, everyday/month/year is the same, they all special if we can manage and use it wisely. Yesterday we (my big family) were celebrating new year eve in Pacet (Pacet is a highland, mountain area 15 km south of Mojosari). In fact that we don’t have special celebration for new year, but this year was different, my parent bought a small ‘villa’ in Pacet and they invite all relatives to join in their house.

The story begin with the gathering of my mother’s big family in Pacet, as usual, no gathering without food, food, and food. We ate set of tumpeng nasi kuning, many snacks, crackers, and fruits. We had a lot of fun out there, taking pictures in the chili field and when the afternoon comes, the mist was fall covering the houses and surrounding. So beautiful and cold end of December. When the night comes, the house was filled with guesses and laughing when they shared a funny stories.

What about me? I came to the house around 1 pm with my two wonderful children, kevin and adam, and my husband and mother in law. But, my daughter was upset because she like to swim on the pool but it was raining so we only set up a inflatable pool for her in the yard, I hope that will make her happy (but she didn’t), after she swam in the ‘pool’ she was really upset (not comfortable meeting many new people), and she asked her father to go home. Finally, around 4 pm, my husband and my daughter went back to SIdoarjo. Me and the little boy stay on Pacet and celebrates the new year with the rest of the familly, there were around 20 people who stayed until midnite. Happy New Year 2013…

23390_185100684964552_33782565_n