Perpuseru #1 welcoming

Opening by the MC

Mendapat kesempatan langka untuk mengikuti workshop perpuseru di Jakarta merupakan pengalaman emas yang tidak aka disia-siakan. Berawal dari wa kolega yang merekomendasi saya untuk menggantikan dirinya mengikuti workshop perpuseru sebagai sebagai fasilitator lapangan, karena kolega tersebut akan berangkat umroh, dan tanpa berpikir panjang I said Yes. FYI, seluruh biaya workshop akan ditanggung oleh CocaCola Foundation Indonesia (CCFI). CCFI ini merupakan pelaksana program perpuseru yang didanai oleh Bill & Melinda Gates dibawah payung global library. Jadi selain di Indonesia global library ini juga ada di Vietnam dan Eropa Timur. Programnya adalah melakukan transformasi perpustakaan umum agar lebih berdaya guna dan mampu miningkatkan kuaitas hidup masyarakat.

Suasana sebelum acara

Okay, kembali ke hari pertama. Pembukaan dilakukan di ballromm Merlynn Park Hotel, yah sekitar 10 minit drive dari tempat kita menginap di Grand Mercure Hotel. Pembukaan diikuti 180 fasilitator dari 90 perpustakaan kabupaten di seluruh Indonesia (sabang sampai merauke), kemudian ditambah 28 tim sinergi propinsi. Saat itu saya merasa nothing ketika bertemu para calon perubah perpustakaan desa dari seluruh Indonesia…wow….ini yang saya bilang kesempatan emas…

Foto dulu

ACara dibuka oleh MC yang atractive sehingga bisa menghidupkan suasana, didukung oleh tim dari dwidaya tour yang memberikan briefing di hari pertama tersebut sehingga semuanya jelas. Acara pertama diisi oleh bu Lia, dimana pada sesi ini lebih pada pengenalan seluruh keluarga perpuseru, menyampaikan tujuan kita mengikuti workshop ini, serta pengenalan kegiatan workshop fasilitator. Acara yang berlangsung selama 2 jam ini begitu meriah disertai dengan nyanyian, games, jokes, dan menari hehhe…katanya kalo mau menjadi fasilitator perpuseru harus gila. dan ternyata tim perpuseru bisa membuat 200an peserta ikut hanyut menjadi gila hehe….

Setelah makan siang acara dilanjut dengan materi bu erlin yang menjelaskan mengenai perpuseru dan coca cola foundation. Mengapa kita berada di Jakarta mengikuti kegiatan perpuseru. Dilanjutkan dengan penjelasan mengenai positif deviance yang bagi saya sangat menarik untuk diterapkan di perpustakaan. Secara singkat positif deviance menjelaskan bahwa penyelesaian sebuah masalah yang muncul disebuah komunitas / masyarakat hanya bisa dilakukan oleh komunitas itu sendiri. Jadi komunitas/masyarakat sudah memiliki metode penyembuh bagi masalah masing-masing. Dan ini yang digunakan oleh perpuseru dalam strategi pengembangan perpustakaan di Indonesia.

Keseluruhan acara, dari pagi sampai sore cukup menantang, dan disajikan secara berbeda sehingga membuat seluruh peserta tetap antusias untuk mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Hi greeting from me

 

Advertisements

Tagged: , , ,

One thought on “Perpuseru #1 welcoming

  1. Herlina Dasuki April 21, 2017 at 5:09 pm Reply

    ya ga blg2 k jkt…tar kabar2i ya,let’s meet up 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: