Category Archives: information

Jadwal Kereta Api Surabaya Sidoarjo Update 1 April 2017

Sudah bertahun-tahun tidak menikmati kereta api komuter susi (Surabaya-Sidoarjo), tapi sejak banyaknya kuliah pagi yang mulai jam 07.00 maka harus cari alternatif lain selain bawa mobil (rute sidoarjo-surabaya kalo pagi bikin stres), ditambah anak sudah usia masuk sekolah yang butuh antar juga. Ok pilihan jatuh pada komuter, dan kebetulan rumah deket stasiun komuter, yeeeyyy dan jadwal komuter pagi jam 06.03 tiba di stasiun gubeng pukul 06.48 wah pas ini, dari gubeng naik taksi atau uber atau grab atau ojek whatever hanya 10 menit.

Jadwal komuter susi memang tidak sesering kereta komuter di Singapura, yang hampir tiap beberapa menit lewat, ini hanya 4 kali rate dengan jadwal yang kurang bersahabat. Apalagi pada saat jam pulang kantor, nggak banget jadwalnya. ANyway, sejak tanggal 1 April ada perubahan jadwal kereta surabaya-sidoarjo dan sebaliknya sebagai berikut:

KA Komuter Surabaya-Sidoarjo

SGU 04.10 12.40 18.01
SDA 04.41 13.57 19.08

KA Komuter Sidoarjo-Surabaya

SDA 06.03 15.25 20.04
SGU 06.57 16.53 20.57

KA Penataran Surabaya-Sidoarjo

SGU 04.41 07.41 11.36 17.41 19.50
SDA 05.20 08.24 12.14 18.41 20.38

KA Penataran Sidoarjo-Surabaya

SDA 06.23 09.02 14.30 18.39 21.46
SGU 07.08 09.44 15.10 19.16 22.32

KRD Surabaya-Sidoarjo

SGU 16.38
SDA 17.14

KRD Sidoarjo-Surabaya

SDA 10.00
SGU 10.41

 

Advertisements

Cantiknya Bandara Internasional Soekarno-Hatta Terminal 3

 

Display lukisan made in Indonesia

Mendapat kesempatan menginjakkan kaki di Terminal 3 bandara Soetta di awal tahun 2017 ini, karena biasa di beberapa bandara-bandara Indonesia lainnya, begitu masuk bandara Soetta T3 ini berasa masuk ke Bandara internasional di luar negeri. Begitu masuk ke dalam bandara terlihat taman bunga yang cantik, bersih, dan banyak unsur-unsur artistik lainnya. Di bawah adalah foto-foto bandara Soetta Terminal 3.

Bersih dan indah

Lukisan

Kios jualan

Gorengan tetap eksis

Fresh flower

Taman cantik

Pojok toilet

Kursi buat bersantai

 

Swimming Club di Sidoarjo

Kolam Renang GOR sidoarjo, bersih bukan?

Hello sporty people, sekarang banyak orang yang beralih ke healthy life, salah satunya dengan berolahraga rutin. Banyak pilihan olahraga yang bisa diikuti, salah satunya berenang. Berenamg bisa diikuti semua orang, termasuk anak-anak. Namun idealnya mulai umur 5 tahun, dimana anak sudah mengerti instruksi. Banyak manfaat berenang bagi anak-anak mulai untuk melatih keberanian dan kemandirian, meningkatkan percaya diri anak, dan melatih motorik kasar.

Ikut club adalah salah satu cara untuk mengenalkan olahraga, karena di club ini anak-anak bisa bersosialisasi bersama teman sebaya. Club renang di disidoarjo ada 2, yaitu sidoarjo aqiatic club dan delta swiming club. Homebase keduanya di kolam renang GOR sidoarjo.

Sebetulnya banyak yang tanya, club atau private lesson? Keduanya ada plus minusnya. Kalo private sudah jelas waktu latihan fleksibel, tetapi bayar lebih mahal. Kalau club, jam latihan sudah ditentukan, jumlah pelatih lebih banyak, dan biaya lebih murah.

Club renang di sidoarjo memiliki jadwal latihan pada jam 17.00-19.00, jadi setelah jam operasional kolam renang tutup. Untuk SAC jadwal latihan hari selasa, kamis, sabtu, minggu. Sedangkan untuk DSC latihan pada hari senin, rabu, jumat. Untuk jam latihan seperti di atas.

Ikut club memang lebih ekonomis dan anak-anak bisa bebas berlatih tanpa terganggu peserta umum. Ingin berenang dengan 4 gaya juga sangat memungkinkan dengan ikut club, demikian juga melatih anak menjadi atlet renang. Biaya pendaftaran club 50 ribu, ditambah iuran per bulan 120 ribu dan kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tiket karena latihannya pada saat jam tutup.

Berminat ikut club? Berikut kontak salah satu club renang.

SAC, kolam renang GOR sidoarjo, phone 8963102, 8953043, 082230609040.

Pojok kolam tempat siswa latihan nunggu antrian nyebur

Menunggu giliran

Kolam untuk anak-anak

Kolam untuk baby 🙂

Taman Abhirama, Alternatif Play Ground di Sidoarjo

Taman Abhirama

Taman Abhirama

Ingin liburan hemat? Dekat dari rumah dan bebas macet? Ya, masyarakat kota sidoarjo bisa berkunjung ke taman yang satu ini. Taman Abhirama yang terletak di pertigaan lingkar barat dan pondok jati ini sudah setahun banyak mengalami perubahan. Pemerintah kabupaten sidoarjo serius menggarap taman-taman d Sidoarjo sebagai salah satu fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat.

Punya kesempatan berkunjung (untuk kesekian kali) di taman abhirama pada liburan tahun baru, 2 januari 2017. Pengunjung sangat ramai, seperti seminggu terakhir ini. Puluhan mobil dan sepeda motor terparkir rapi didepan taman. Meskipun ramai, tapi kita berenam tetap masih bisa merasakan kenyamanan taman ( baca: masih dapat tempat duduk bawah pohon), dan anak-anak bermain dengan leluasa.

Kolam ikan abhirama

Kolam ikan abhirama

Taman ini juga banyak memiliki fasilitas permainan anak (play ground) baik out door maupun semi outdoor. Lokasi yang tidak begitu jauh dari pusat kota (alun-alun) menjadikan taman ini sebagai tempat bermain di kala weekend, ataupun sore hari. Jika menggunakan rute linkar barat dari arah gor, pasti melewati taman ini.

Fasilitas taman abhirama

Pengunjung bisa bersantai sambil memberi makan ikan di kolam

Pengunjung bisa bersantai sambil memberi makan ikan di kolam

Kolam ikan, kolam ini dipenuhi ikan tombro, mas warna orange dan ikan nila yang sangat banyak. Pengunjung bisa duduk santai ditepi kolam atau ditengah gazebo yang terdapat di tepi kolam. Selain itu, anak-anak juga bisa memberi makan ikan, dengan membeli pakan ikan dipintu masuk seharga 2 ribu rupiah.

Capek? bisa istirahat sambil lesehan dan nemenin anak bermain

Capek? bisa istirahat di semi indoor playground sambil lesehan dan nemenin anak bermain

 

 

salah satu sudut inddor playground

salah satu sudut inddor playground

Semi indoor playground, disini pengunjung wajib melepas sandal/sepatu karena diarea ini terdapat karpet yang menyerupai rumput sintetis, disertai dengan pkayground dari kayu yang didesain menyerupai bukit. Anak-anak bisa naik turun disini dengan aman, sementara para orang tua bisa duduk lesehan sambil mengawasi anak mereka.

Outdoor playhouse yang banyak menyita perhatian anak-anak

Outdoor playhouse yang banyak menyita perhatian anak-anak

Outdoor pkayground, seperti taman bermain pada umumnya, ayunan dan perosotan menjadi icon wajib, begitu juga disini. Ada juga seperangkat mini gym bagi anak-anak, giant play house yang terbuat dari besi. Dibanding alat permainan di alun-alun, di taman ini rata-rata permainan masih terawat 80% dalam kondisi baik. Ada juga beberapa patung delman, naga, mobil, yang bisa dinaikin anak-anak.

Gazebo, banyak gazebo untuk bersantai atau piknik di bagian belakang taman. Depan gazebo juga terdapat kolam pancing yang sayangnya kurang terawat. Anak-anak jarang bermain ke area ini.

Toilet, jangan khawatir kalo tiba-tiba si kecil ingin kebelakang, taman ini juga dilengkapi dengan toilet, dan sediakan uang 2 ribu setelah menggunakan toilet disini. Toilet cukup bersih dan terawat, lokasinya ada dibagian belakang taman.

Abhirama mini market

Abhirama mini market

Warung, tidak banyak warung disini. Hanya terdapat 2 kios makanan kecil (snack) dan minuman botol yang dikelola oleh dinas kebersihan dan pertamanan. Jadi kalo ingin makanan berat, sebaiknya membawa sendiri.

Parkir yang luas didepan pintu masuk

Parkir yang luas didepan pintu masuk

Tempat parkir, ditaman ini tersedia lahan parkir yang cukup luas dan terdapat petugas parkir juga. Jadi jiks ingin membawa motor atau mobil jgn khawatir jika ingin parkir di taman ini.

Fasilitas umum memang harus serius diperhatikan oleh pemerintah. Jika ingin masyarakatnya bahagia maka perlu diciptakan tempat-tempat yang mendukung kegiatan tersebut. Public space yang nyaman, bersih dan bisa diakses secara gratis merupakan salah satu dambaan masyarakat. Disana masyarakat bisa berekreasi, bersantai, berkreasi, bersosialisasi dan bermain. Jika di sebuah kota terdapat banyak public space baik untuk anak-anak, remaja, orang tua, dan seluruh kelompok masyarakat maka budaya positif, dan kreatifitas bisa dibangun, dan outputnya adalah masyarakat yang bahagia dan selalu berpikir positif. Semoga banyak public space yang akan di bangun di kota sidoarjo di tahun 2017.

Fun Gathering Fakultas Vokasi UNAIR

gathering-dan-peningkatan-kinerja-unair-dosen-vokasi-di-batu-malang

A lot of fun there..

Dosen-dosen Fakultas Vokasi patut berbangga hati, karena pada hari Jum’at-Minggu 21-23 Oktober 2016 diberi kesemptan untuk mengikuti kegiatan gathering dan peningkatan kinerja yang diselenggarakan di kota apel Batu, tepatnya di Amerta Hills Hotel and resort. Acara ini dihadiri oleh seluruh dosen 3 angkatan, angkatan pertama dosen-dosen homebased PNS, angkatan kedua dosen tetap non PNS tahun 2015, dan angkatan ketiga dosen tetap non PNS angkatan 2016. Fakultas Vokasi UNAIR merupakan fakultas termuda yang lahir pada tahun 2014. Dalam kurun waktu 2 tahun in Fakultas Vokasi banyak merekrut dosen tetap non PNS dalam jumlah yang cukup banyak. Kembali lagi pada acara gathering yang dikemas dengan konsep fun educative, memiliki tujuan antara lain untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antar seluruh dosen di Fakultas Vokasi, dan meningkatkan kinerja dosen dalam menjalankan tri darma perguruan tinggi.

Seluruh peserta berangkat dengan menggunakan 2 bis, dan langsung menuju Batu. Acara dibuka oleh dekan Fakultas Vokasi UNIVERSITAS AIRLANGGA pada hari Jum’at malam, dimana pada acara pembukaan juga diberikan materi tentang dinamika kelompok/tim, banyak permainan yang bisa membuat para peserta tetap konsentrasi dan fokus pada materi, serta banyak kegiatan yang meningkatkan solidaritas dalam kelompok. Selain materi dalam ruangan, pada hari Sabtu juga diadakan kegiatan outbond yang diikuti seluruh peserta (dosen dan dekanat). Dalam outbound ini banyak permainan yang membutuhkan kerjasama tim, kekompakan, toleransi, empati, dan sportifitas para seluruh anggota kelompok. Memang diyakini bahwa kegiatan outbond dinilai mampu mendekatkan seluruh anggota dan meningkatkan kekompakan tanpa mengenal jabatan, status sosial, dan embel-embel lainnya.

kegiatan-peningkatan-kinerja-unair-dosen-vokasi-di-batu-malang

Sesi penyampaian materi

Sore hari dilanjutkan dengan materi spiritual motivation dimana para peserta diajak mensyukuri apa yang telah didapatkan saat ini. Diakhiri dengan dengan bermaaf-maafan dan mengucapkan terima kasih kepada para kolega yang ada diruangan. Materi kedua ini sungguh menguras emosi para peserta dimana banyak peserta yang menangis. Malam hari merupakan malam yang ditunggu-tunggu peserta, dimana terdapat acara singing kompetition, dimana seluruh peserta tanpa terkecuali harus menyumbangkan suaranya, dan para peserta sangat tenggelam dalam suasana ini sehingga sekali lagi tidak ada lagi embel-embel senior-junior, semua bersama menjadi satu. Hari ketiga, its time to said goodbye for Fun Gathering Fakultas Vokasi AIRLANGGA UNIVERSITY, acara dihari terakhir adalah penyampaian materi tentang tim building dan bagaimana bekerja sama dalam kelompok. Dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi kelompok outbond yang paling kompak, dan penutupan oleh Dekan Fakultas Vokasi.

peningkatan-kinerja-unair-dosen-vokasi-di-batu-malang

Penandatanganan komitmen

Well, sebetulnya kegiatan seperti ini (gathering) memang diperlukan bagi organisasi, dengan tujuan untuk saling mendekatkan antar anggota, dan me-refresh rutinitas kerja untuk meningatkan kinerja dosen. Materi yang diberikan baik indoor maupun outdoor banyak memberikan manfaat bagi para dosen terutama dalam hal komitmen pada UNAIR sebagai instutusi penaung.

games-dan-outbond-peningkatan-kinerja-unair-dosen-vokasi-di-batu-malang

Fun, fun, fun…. #outbond

universitas-airlangga-excellence-with-morality-logo—-

Demikianlah sedikit tulisan dan cerita akhir tahun tentang fun gathering yang diadakan oleh Fakultas Vokasi. Tulisan ini sekaligus juga sebagai entry di lomba blog Unair yang digagas oleh BPP Unair.

Medical record

Hari ini aku menginap di rumah sakit, yang kupilih adalah rumah sakit daerah di sidoarjo (karena rumah di sidorajo), kenapa memilih rumah sakit pelat merah daripada yang lain? ini ada beberapa alasan, pertama karena jaminan kesehatan saya juga keluaran pelat merah, dokter kandungan yang menangani juga praktek disini, serta rumah sakit ini salah satu yang paling besar, so tiga pertimbangan itu yang mengantarkan aku kesini. Di rumah sakit ini memang banyak pilihan kamar, karena demi kenyaman dan biar bisa posting-posting dan ‘kerja’ dikit-dikit aku milih stay di paviliun. Teman-teman pada nanya, ‘enak nggak kamarnya’, yah aku jawab masih lebih enak discovery kartika plaza….gmn mau enak kalo tinggal di rumah sakit.
Datang ke hospital jam 11 pagi, malamnya sudah booking mau masuk (malam itu memang penuh, jadi aku disuruh datang agak siangan dengan harapan ada yang check out), jam 11 ternyata di kamar yang VIP semua pada penuh (kayaknya jumlah kamarnya sedikit, sekitar 20-30an), dan aku diminta telp lagi nanti agak siangan. Kahirnya pulang dulu ke rumah sambil nunggu di telp. Tapi bukan aku kalo sabar menanti, habis jumatan sekitar jam 1, suami telp rumah sakit dan ternyata nanti sore ada yang check out, so aku pergilah jam 3.30.
Ternyata pasien baru akan check out, dan kamar masih di bersihin, akhirnya aku nunggu di ruang poli (tiduran). Disana aku duduk bersama berkas-berkas pasien (bukan dosen ilmu informasi & perpustakaan) kalo nggak penasaran sama informasi dan arsip. Disela-sela nunggu, si nurse mulai menginterogasi aku:
nurse: ok bu, disi dulu data pasien-nya
me: well (hmmm ini kutambahkan sendiri) saya pernah jadi pasien disini, 3 tahun yang lalu, apa datanya nggak ada?
nurse: berapa nomor registrasi-nya?
me: waduh mbak, saya ya lupa, lha sudah lama, apa nggak bisa dilihat di komputer?
nurse: oh bentar nanti saya cek-kan yah (kemudian keluar ruanagan sambil bawa form pasien)
me: nunggu sambil cengir-cengir ke suami, mereka apa nggak butuh arsiparis yah….dengan dokumen sebanyak itu, dan seringkali hilang. Dan yang selalu ditanyakan adalah no registrasi dari si pasien (padahal, siapa sih yg mau ngapalin noreg, siapa sih yg telaten nyimpen noreg, ke rumah sakit ajah amit2…kalo bisa dihindari), jadi harusnya kan kalo ada database yang ok, bisa ditelusur lewat nama (depan belakang, alamat, etc). cuma sayangnya nggak sedikit dokumen yang penulisan entri-nya nggak valid. Misal, namaku ‘nove’, sejak jaman dulu sampe sekarang, orang yang bisa menuliskan namaku dnegan benar bisa dihitung dnegan jari, pasti sering kali dipelesetin jadi ‘novi’, ‘nova’, kwkkwkw….dan dengan susah payah saya selalu bilang nama saya nove, n-o-v-e…baru deh jelas.
nurse: akhirnya datang dan membawa daftar pasien yang kosong dan saya disuruh ngisi (again, setelah 3 tahun lalu juga ngisi)
me: berapa lama dokumen rekam medis pasien disimpan?
nurse: 10 tahun
me: kalo say apindah rumah sakit, bisa nggak say adikasih kopi rekam medis untuk dibawa ke RS tersebut?
nurse: tidak bisa, krn ini sangat rahasia…
me: mbatin, sangat rahasia dan penting tapi treatmennya kayak dokumen biasa ajah kekekke…

yah itulah sekelumit kurang dianggap pentingnya dokumen bagi sebuah instansi sebesar rumah sakit daerah, berapa banyak waktu terbuang biuat re-create dokumen baru, menelusur dokumen yang subyek entrinya nggak kosnisten, berapa banyak dana terbuang untuk itu, waktu itu aku beruntung karena sudah sore sehingga sepi, kalo antrian panjang dan tiap pasien akan ngisi form lagi, lagi dan lagi setiap daftar sakit. OMG deh, jadi intinya pentingnya managemen dokumen dan asrisp yang powerful dikelola oleh tenaga profesional merupakan kunci sukses organisasi modern.

Mengurus passport tanpa perantara? siapa takut?

Kebetulan masa berlaku passport suami sudah habis bulan Mei lalu, dan memang pertengahan juni ini mau ada rencana ke kuala lumpur, jadi harus pake passport. Karena ada pengalaman ketika mengurus passport pake jasa pihak ketiga (travel agent) tahun lalu dan hasilnya tidak sebanding dengan harganya. Waktu itu harus bayar Rp.600.000 untuk 1 passport yang jadinya sekitar 3 harian, selain itu yang bikin ga puas ternyata kita (waktu itu rombongan kantor) harus antri mulai jam 1-5 sore untuk foto dan interview. Pengalaman lain yah 5 tahun lalu waktu bikin passport suami (semua dilakukan sendiri juga) waktu itu prosesnya saja 2 hari full day ngendon di imigrasi plus kesel, ngumpat2 hehe, keringeten (panas), dan campur aduk deh…karena waktu itu memang orang awam seringkali kena serobot sama si pencari jasa tadi yang jumlahnya banyak dan biasanya sudah kenal para petugas.

Back to tanggal 10 juni kemaren, tanggal 7 juni upload seluruh dokumen pendukung pembuatan passport secara online, antara lain KTP, KK, Akte kelahiran, passport lama. Tentu saja semuanya harus di scan dulu, setelah seluruh syarat selse di upload dan form elektronik diisi maka kita diminta memilih jadwal appoinment, waktu itu saya daftar online hari selasa dan bikin appoinment hari jum’at (karena rabu-kamis full kerja). Hari jum’at pagi jam 7.25 sudah berangkat dan nyampe imigrasi jam 7.50, parkiran imigrasi Surabaya sudah diberi palang ‘PARKIR PENUH’ kalo bawa motor sepertinya masih banyak spot kososng dalam imigrasi. Untuk yang bawa mobil parkiran disekitar imigrasi surabaya cukup banyak, karena ada 2 gedung disebelah utara kantor imigrasi yang dijadikan lahan parkir, yang bayar Rp. 3000 flat rate.

Kantor imigrasi buka jam 8.00 tetapi ruang tunggu sudah dibuka, dan sudah ramai. Langsung kita masuk area pelayanan yang khusus untuk pemohon yang telah melakukan pre-registrasi secara online bisa langsung menuju loket 2 (disana ada tulisan ‘pendaftaran online’ kalo ga salah). Eh tetapi meskipun sudah mendaftar secara online tetapi itu saja tidak cukup. Selain harus datang pagi-pagi (sebelum jam 8, kita juga harus mengisi formulir permohonan passport dalam map hijau, yang dijual di loket khusus, dan ini saya punya pengalama menyebalkan karena petugas sangat ketus dan kurang menyenangkan (tapi yah maklum karena rutinitas yang sama bertahun2 bisa bikin orang stress) dan kita harus membeli formulir tersebut seharga Rp. 10.000). Kita antri depan loket 2 jadi antrian yang pertama, dan jam 8 tepat loket dibuka tetapi sayangnya, syarat-syarat (disana kita harus menyerahkan dokumen asli serta kopinya) kita di tolak karena foto kopi dari dokumen-dokumen yang kita berikan kurang jelas dan kita harus meng-kopi lagi di kopearsi imigrasi…hmmm harus sabaaaaaar (ujian pertama nih).

Selesai fotokopi, kita masukkan lagi berkan ke antrian (saat itu sudah jam 8.30), setelah hampir 30 menanti dipanggil akhirnya nama kita dipanggil dan ternyata saya belum mengisi form data diri (yang mana form tersebut sama persis dengan versi online), saya jelas ajah berang, tetapi si petugas bilang kita ga usah antri lagi, dan form tersebut bida diambil secara gratis di meja CS depan pintu masuk ruang layanan. Damn, isiannya lumayan banyak sih, selse, saya serahkan sambil saya komplen karena form itu sudah saya isi secara online dan sama percis, jawaban petugas sih sante banget kalo form yang aku isi itu fungsinya cuma sebagai arsip saja (hah?? ga salah?, bukannya bisa buka database yang aku sudah isikan secara online?)…

finally kita harus menunggu depan loket 4, untuk membayar (hore cepat, dalam hati aku sidah seneng), ternyata? untuk membayar kita perlu no antrian membayar, dan untuk mendapatkan no antrian kita harus nunggu untuk dipanggil di loket 5 (ohhh aku mulai goyah, mulai berfikir, mending lewat calo kayaknya). dari loket 2 antri ke loket 5 nunggu 30 menitan, dari loket 5 (no antrian) ke loket 4 (pembayaran) nunggu 30 menit. dapat no 121, dan saat itu sudah jam 9.30an, bayar sih cepet, setelah bayar (bayar 255 ribu) kita bisa antri foto. Jam 11 tepat, antrian foto sudah sampe ke no antian 95, dan guess what??kantor imigrasi tutup dari jam 11-13.00. Iyah sih kita harus solat jum’at, tetapi menutup seluruuuuuuuuuuh layanan dan membiarkan kita terlantar disana-oh my…

Finally kita putuskan untuk ke kampus (karena saya ada kuliah jam 13.00), nanti selepas sholat jum’at suami bisa antri foto sendiri disana. Dengan asumsi, antrian terkahir no 95, dan suami no 121, masih jauh, berangkat jam 13.00 cukuplah….teryata ketika nyampe disana jam 1.30 antrian sudah masuk ke no 128, hmm untung masih boleh foto, kalo tidak maka apa yang sudah kita lakukan seharian tadi dianggap hangus dan kita harus mulai dari awal. Foto selse, interview beres dan dikasih tahu waktu pengambilan hari kamis minggu berikutnya…..

Tips n triks

1. Mendaftar via online jauh lebih baik daripada manual, karena disana ada jadwal appoinment dan antriannya cukup sedikit dibanding loket pendaftaran manual yang puanjang banget.

2. Pastikan semua dokumen sudah discan sesuai permintaan, dan pada hari appoinment siapkan dokumen asli serta fotokopi (harus jelas) dan bawa form appointment. Jika hari appoinment tidak muncul maka dianggap batal dan harus daftar secara online lagi.

3. Beli dan isi form di imigrasi, jgn pernah punya anggapan kalo sudah dilakukan secara online kita ga perlu nulis2 lagi, karena kita tetap harus isi form kayak pendaftar manual.

4. Datang lebih awal (kalo bisa 5 menit sebelum loket buka) makin pagi makin baik, karena meskipun diloket awal tidak antri tetapi ketika membayar dan foto semua pendaftar digabung jadi satu, so online dan manual ga ada bedanya.

5. kalo bawa baby, kalo bisa ga usah ikut dulu deh, kecuali kalo sdh antri mau foto baru dibawa. tetapi ingat, seluruh aktivitas pendaftran harus dilakukan pada hari itu juga, mulai cek dokumen sampai foto, so kalo ga selse dianggap batal.

6. Total waktu yang diperlukan dari daftar pertama sampe foto dan interview kurang lebih antara 3-4 jam (kalo online) manual bisa lebih lama lagi.

 

d